DINAMIKA MENGELOLA LEMBAGA PENDIDIKAN AL-QURAN

image

Belakangan ini banyak tumbuh lembaga pendidikan Al-quran.

Semangat untuk belajar keagamaan tidak lagi didominasi oleh kaum santri, tetapi juga dari kalangan akademisi dan masyarakat umum.

Bertumbuhnya lembaga pendidikan Al-quran terutama yang bertujuan menghafal Al Quran juga banyak didirikan oleh orang-orang yang tidak berlatarbelakang pendidikan Al Quran. Mereka yang punya modal semangat dan dana, kemudian mendatangkan hafidz atau hafidzoh untuk mengajar di lembaga tersebut.
Hal ini kemudian membawa implikasi meningkatnya kebutuhan ustadz ustadzah.

Persoalannya kemudian adalah darimana kebutuhan guru ngaji tersebut bisa dipenuhi?
Maka cara termudah adalah mengambil lulusan pesantren, utamanya dari pondok Quran. Hanya kemudian hal ini juga masih menyisakan persoalan lain, yakni santri yang baru lulus tersebut kebanyakan tidak punya pengalaman mengajar, sehingga di awal mengajar tampak kebingungan ( diakui maupun tidak).
Bahkan bagi yang sudah mengajar lama pun kadang masih mencari cara supaya bisa berhasil.

Antara bisa ngaji dengan bisa mengajar itu dua hal yang berbeda. Belum tentu orang yang ngajinya bagus, bisa ngajar dengan baik dan menghasilkan kualitas lulusan yang baik pula.
Oleh karena itu, penting kiranya bagi kita semua untuk membuka diri, membuka hati, membuka wawasan untuk senantiasa belajar bagaimana caranya mengajar.

Dalam hal metodologi pembelajaran Al Quran dan sistem pengorganisasian, sepanjang pengalaman kami yang memudahkan agar bisa menghasilkan kualitas santri yang baik adalah dengan menggunakan metode dan sistem QIRAATI.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s