Tradisi Hampir Mati

Bersamaan dengan malam tirakatan untuk 67 kemerdekaan NKRI, di kampungku tepatnya di Masjid Baabul Jannah diadakan acara Takhtimul Quran.
Semua warga kampung,tua,muda,anak-anak,laki-laki,perempuan,berkumpul dengan penuh keriangan.
Selama bulan Romadlon,alhamdulillah para remaja masjid yang dikomando Yunda,Dinda,Aeisya,Anik dengan istiqomah membaca Al-Qur’an 1,5 juz secara tartil.Dan malam ini mereka telah menyelesaikan al-qur’an 30 juz.
Pada kesempatan itu,disajikan Ingkung bersama ubo rampe lainnya.Kemudian,warga bersama-sama membaca surat Ad-Dhuha sampai Annas,dan ditutup dengan doa khotmil Quran.
Tradisi khotmil quran semakin langka dilaksanakan.Padahal dulu,para Sahabat Nabi SAW ada yang punya hobi mencari majlis khotmil quran-seperti dijelaskan dalam kitab At-Tibyan fi Hammalatil Quran-.
Para sahabat sangat menyenangi,karena dalam majlis khotmil quran hadir 100 ribu malaikat yang bersama-sama mengamini,dan memanjatkan doa untuk semua yang hadir di majlis ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s